Kisah Sukses Febrian Agung

Semakin menjamurnya pengguna telepon seluler (ponsel). Kini dimanfaatkan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Hal inilah yang dilakukan Febrian Agung Budi Prastyo (25), yang kini menjabat sebagai Presiden Direktur di PT.

Duta Future International (DFI) sebagai induk perusahaan dari Duta Business School (DBS) yang bergerak dalam bidang jasa isi ulang pulsa, agen pulsa elektrik dan fisik, asuransi kecelakaan, serta discount card.

Setelah sebelumnya pernah mengalami pra lepas landas dan kegagalan bisnis yang bertubi-tubi. Pria kelahiran Solo ini dibesarkan dalam keluarga sederhana, ayahnya bekerja sebagai sopir angkutan Damri di Solo. Sejak kecil Febrian memegang teguh prinsip yang ditanamkan oleh kedua orangtuanya. Kegigihan dan keyakinan itulah yang mengantarkan Febrian memutuskan untuk merantau dan menempuh pendidikan di perguruan tinggi Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2002, di jurusan Teknik Kimia.

Bagi Febrian, kedua orangtuanya merupakan motivator yang utama, baik saat ia menempuh pendidikan hingga memulai usaha. Awal kesuksesan Febrian dilakoninya pada akhir 2007. Pemilik mobil Mercy New Eyes C200, BMW, dan Toyota Fortuner ini mengaku memang tidak gampang meraih kesuksesan tanpa kerja keras. Namun motivasi dan keinginan besar telah mengantarkannya ke puncak kesuksesan.

Bakat berpidato dan berbicara di depan umum sudah dilakoni anak sulung dari tiga bersaudara ini sedari kecil. Febrian kecil sering mengisi ceramah di mesjid-mesjid. Tak hanya itu, Febrian juga pernah menjadi pemimpin rohis dikala SMP-SMA. Dimata teman-temannya, Febrian memiliki bakat dan keuletan, itu terbukti dari banyaknya kegiatan yang digelutinya seperti kelompok ilmiah remaja, taekwondo, dan sebagainya. Prestasinya pun tidak usah diragukan lagi, selama sekolah dari SD hingga SMA Febrian selalu menjadi juara kelas.

“…Febrian itu orangnya bertanggungjawab, pekerja keras, dan sederhana, ” ungkap Fanny Triana, perempuan cantik yang dinikahinya tahun 2005 lalu.

Pada tahun 2003, Febrian memutuskan untuk memulai bisnis di sela-sela kuliah. Karena kondisiperekonomian keluarga saat itu tidak memungkinkan, membuatnya terpaksa sedikit mengesampingkan kuliah dan fokus berbisnis. Walaupun sempat terbiasa dengan rutinitas layaknya mahasiswa, tetapi Febrian tetap fokus mencari peluang usaha dari jualan kaos, jaket, suplemen, hingga bisnis pulsa yang masih digelutinya hingga kini.

Pada akhir 2008, Febrian memutuskan untuk mengundurkan diri dari bangku kuliah. Keputusan itu dipilihnya agar lebih fokus menjalankan bisnis tersebut.

“…itu adalah pilihan saya, tentu saya memilih dengan segala pertimbangan yang ada saat itu, tapi saya tidak merekomendasikan bagi rekan-rekan yang lain untuk melakukan hal yang sama, ” aku pria berbintang Pisces ini.

Keputusannya ini didukung seratus persen oleh keluarganya. Febrian bertekad melanjutkan perjuangannya di lapangan, meskipun tanpa menyandang gelar akademik seperti pengusaha lain pada umumnya. Menurut Febrian, orang sukses tidak ditentukan oleh latar belakang pendidikannya tetapi oleh kerja keras dan keuletan.

 “Kalau pintar kita bisa belajar pada guru atau dosen, tetapi untuk meraih kesuksesan kita harus belajar pada pengusaha yang sukses, wong sepuluh orang terkaya di dunia tak punya gelar” ungkap ayah satu anak ini sambil tertawa.

Selama 2003-2005, Febrian beserta adiknya memutuskan untuk mencari penghasilan sendiri, dengan menjalankan berbagai usaha yang bersifat bisnis konvensional. Namun hasil kerja tersebut tidak membuat Febrian merasa puas, bahkan banyak usahanya merugi dan mengalami kegagalan. Hingga akhirnya Febrian memutuskan untuk menjajaki bisnis pulsa pada penghujung 2006.

Dari hasil kerjanya pada bisnis pulsa tersebut, Maret 2006 Febrian mampu membeli sebuah mobil BMW.

Sumber :http://st289771.sitekno.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s