Sukses Ciptakan Oleh-Oleh Khas Batam

Kota Batam adalah kota terbesar di provinsi Kepulauan Riau. Berada di sebelah utara Indonesia dan terletak di jalur pelayaran Internasional menjadikan Batam menjadi kota yang sangat strategis. Batam telah menjadi kota ke tiga kunjungan wisatawan terbesar setelah Pulau Bali.

Jika Anda berkunjung ke Batam, Anda akan disambut dengan barang-barang elektronik yang cukup murah dibandingkan di kota-kota lain. Namun, saat akan kembali ke kota Anda mungkin akan sedikit bingung dan susah untuk mencari oleh-oleh atau makanan khas kota yang memiliki jarak cukup dekat dengan Singapura dan Malaysia ini.

Kesempatan inilah yang ambil oleh pasangan Denni Delyandri dan Selvi Nurliza. Kedua sarjana elektro ini bersama-sama membangun sebuah usaha makanan yang diberi nama Kek Pisang Villa, yang sekaligus menjadi oleh-oleh khas Batam.

Usaha makanan yang diolah dari bahan dasar pisang ini mereka rintis sejak tahun 2006. Berawal dari iseng-iseng Selvi yang pada saat itu merasakan kebosanan setelah keluar dari pekerjaannya setelah mengetahui bahwa dirinya hamil. Dengan alasan ingin menjaga kesehatan kandungannya, Selvi yang pada saat itu bekerja di perusahaan produsen peralatan kesehatan sebagai planner bagian produksi memutuskan meninggalkan pekerjaannya demi si calon anak pertama yang sangat diharapkannya.

Kegemaran Selvi memasak, menjadi langkah awal kesuksesan  pasangan ini. Awalnya Selvi dan Denni sempat mencoba berjualan onde-onde, kerupuk buatan sendiri yang juga dipasarkan sendiri dengan sepeda motor, sampai membuka restoran.

Selvi yang memiliki keinginan membuat kek (cake) yang seperti brownies tetapi dengan rasa yang berbeda. Selvi memutuskan untuk menambahkan pisang pada olahan keknya, selain masih jarang yang memproduksi olahan pisang dalam bentuk kek, sekaligus ingin membuat olahan pisang menjadi lebih modern.

Sambutan masyarakat ternyata sangat baik terhadap produk kek pisang ini. Dimulai dari produksi rumahan hanya dengan satu oven untuk 20 loyang. Kemudian usaha mereka pun berkembang menjadi 150 sampai 200 loyang per hari.

Merk Kek Pisang Villa diberikan karena terinspirasi dari nama komplek tempat mereka tinggal yaitu Komplek Villa Makakuning Batam. Dan kini  kesuksesan Kek Pisang Villa berkembang dengan tujuh gerai yang tersebar di Kota Batam.

Pemasaran dan penawarannya pun sudah banyak kemajuan. Untuk penampilan kek pisangnya sendiri, Denni dan Selvi mengemas kek pisang dalam sebuah kotak dengan desain khusus. Kemudian untuk rasa, kini kek pisang Villa menawarkan 12 rasa, diantaranya original banana, choco banana, mocha with peanut cream, mede with choco fla, rainbow banana, blaster banana, cheese banana, mede choco banana, blackforest banana, pandan cheese banana, kaya pandan banana, dan original pandan banana.

Selain itu untuk memudahkan pembeli, Denni dan Selvi juga menawarkan servis free delivery. Ada juga paket pulang kampung yang dalam satu dus jinjingan berisi empat kotak dengan harga lebih hemat.

Dengan semangat, keyakinan, serta ketekunan Denni dan Selvi bersama Kek Pisang Villa telah berhasil menciptakan inovasi baru yang mampu menciptakan ciri khas kota Batam. Semoga kisah sukses ciptakan buah tangan khas Batam mini mampu mendorong Anda untuk terus berkarya. Jadi siapkah Anda untuk menciptakan inovasi baru yang mampu mewakili kekhasan kota Anda?? Selamat berkarya dan salam sukses.

Sumber : http://www.usahamakanan.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s