Kesuksesan Martha Tilaar

Martha TilaarPada bulan lalu, bertepatan dengan momen Hari Kartini, Rabu (21/04), majalah Warta Ekonomi menggelar acara bertajuk Leadership Series 2010 “Kepemimpian Dalam Inovasi” yang bertempat di FX Plaza, Jakarta. Acara yang dihadiri beragam kalangan mulai dari pengusaha, eksekutif profesional, wartawan, bahkan mahasiswa ini menghadirkan Martha Tilaar, pendiri perusahaan kosmetika Martha Tilaar, dan Betty Alisjahbana yang merupakan pendiri sekaligus memimpin QB Creative yang bergerak di industri kreatif.Dalam presentasinya, Martha berbagi kisah tentang perjuangannya membangun dinasti perusahaan kosmetika miliknya hingga akhirnya dikenal dunia. Ia juga berbagi tips kepada para undangan tentang rahasia suksesnya.

Jika ingin berhasil, rahasianya cuma satu, yaitu DJITU (Disipilin, Jujur, Iman, Inovatif, Tekun, dan Ulet). Selain itu jika kita ingin mengubah dunia, maka harus dimulai dari diri sendiri,” kata wanita asli Kebumen tersebut.

Martha juga menekankan pentingnya emotional brand. Menurutnya, konsumen akan merasakan kedekatan secara emosional dengan produk yang sesuai dengan adat atau kebudayaannya. Dan hasilnya bisa dilihat pada produk Sari Ayu Martha Tilaar yang mengangkat keunikan setiap daerah di Indonesia.

Perusahaan kosmetika milik Martha Tilaar memang dikenal sebagai perusahaan yang selalu mengusung nilai-nilai lokal. Dan berkat misinya itu pula, Martha menjadi langganan penghargaan, baik lokal maupun internasional. Namun jangan sangka semuanya selalu berjalan mulus, pada awalnya ia pernah dipandang sebelah mata karena mengusung merek lokal. Yang menyedihkan adalah cibiran tersebut datang dari sesama orang Indonesia.

“Tahun 95 saya berkeliling mall di Jakarta untuk mencari lahan yang akan digunakan untuk membuka outlet baru. Namun ketika pilihan sudah dijatuhkan di salah satu mall, saya mandapat larangan dari pihak mall. Merek yang saya usung dianggap kampungan,” kenang Martha.

Read more: http://www.saudagar-bugis.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s