Dari Pemulung Menjadi Pemilik Kafe Edola

I Nyoman LondenKeberhasilan yang diraih I Nyoman Londen, pemilik gerai dan waralaba Kafe Edola, tak pernah dibayangkan sebelumnya. Hanya bermodal keberanian, Nyoman nekat menjejakkan kakinya di Jakarta, 23 tahun silam. Berbagai profesi pun ia lakoni untuk sekadar menyambung hidup. Hingga pada tahun 2005, Nyoman memberanikan diri membuka kafe di bilangan Klender, Jakarta Timur.

Sewaktu pertama kali ke Jakarta, Nyoman pernah bekerja sebagai pemulung. Hingga akhirnya, pria berusia 44 tahun ini membuka usaha yang sampai sekarang digelutinya. “Saya memulai usaha ini dengan Rp 20 juta. Dengan modal itu, saya mencoba memberanikan diri membuka usaha ini,” ujar Nyoman. Menurut dia, semangatlah yang menjadi modal utama untuk membangun usaha.

Pemberian nama Edola berasal dari plesetan kata “idola”. Menu yang disajikan pun beragam, terutama jenis makanan dari luar negeri seperti burger, pizza, spaghetti dan hot dog. Tak hanya itu, Kafe Edola juga menyediakan minuman spesial dengan nama-nama unik. Sebut saja dedari Bali dan kute tergoda. Uniknya, minuman-minuman ini disajikan dengan taburan keju.

Semua menu tersebut dapat dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau. Ini mulai dari Rp 4.500 hingga yang paling mahal Rp 9.000. Dengan merogoh kocek sebesar Rp 4.500, wisatawan kuliner sudah bisa menikmati kelezatan Edola burger yang tentunya berbeda burger lainnya. Adapun Kafe Edola buka dari pukul 08.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Tedy, seorang di antara pelanggan Kafe Edola, mengakui harga makanan dan minuman di kafe tersebut relatif terjangkau. “Kita bisa bisa menikmati burger yang sebenarnya mutunya lebih bagus dan kalau di tempat lain mungkin harganya lebih mahal,” ucap Tedy. Ia sekeluarga selalu menyempatkan diri untuk singgah di kafe tersebut, setiap Sabtu dan malam Minggu.

Selain membuka Kafe Edola, Nyoman ternyata juga menulis buku yang kini sudah mencapai buku keempat. Semua buku itu mendapat respons cukup baik dari masyarakat. Bahkan berkat buku-buku itu, Nyoman kerap diundang untuk memberikan seminar tentang kiat-kiat usaha.

Nyoman menginginkan agar masyarakat mendapatkan banyak informasi mengenai kiat membangun usaha. “Sekarang Edola burger udah siap memberikan peluang usaha kepada seluruh masyarakat,” ungkap pria kelahiran Batur, Bali ini. Dia mengatakan bahwa dengan modal Rp 3 juta, masyarakat sudah bisa memiliki usaha sendiri.

Ayah tiga anak ini berharap, keberhasilan yang dicapainya bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ini asalkan individu tersebut tetap bersemangat serta gigih dalam berusaha. Lebih jauh lagi, Nyoman ingin agar keberadaan Kafe Edola bisa lebih berkembang dan dikenal dari Sabang sampai Merauke. Ini mengingat banyaknya pelanggan dari berbagai provinsi yang menaruh minat untuk membuka waralaba. Anda tertarik?(REN/Tim Usaha Anda)

Sumber : http://info-pengusaha-sukses.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s